The Twilight Saga : New Moon


Roman picisan. Ok, let's talk about it.

Mungkin bagi sebagian orang akan sependapat dengan saya bahwa penilaian mereka terhadap film ini tak lebih dari sebuah roman picisan yang dikemas dalam sebuah drama yang hanya menampilkan ke-elokan aktor/aktrisnya. Tapi saya yakin sekali pendapat saya akan dimentahkan bulat-bulat oleh para ABG, penikmat roman, atau bahkan ibu-ibu pecinta sinetron sekalipun. Mengapa bisa begitu? Karena meskipun sudah ada beberapa resensi film dari majalah-majalah film, yang notabene mengkritik habis film ini, tetap saja tiket terjual habis setiap harinya.

Betapa tidak, film yang dibintangi Robert Pattinson as Edward Cullen ini mempertontonkan adegan-adegan yang membuai hati para kaum muda – meski "hanya" dengan wajah manisnya. Dimana ada beberapa adegan ketika – yang saya nilai sangat umum pada film – sang kekasih lelaki datang untuk menyelamatkan dari bahaya yang datang. Bukannya saya sudah tidak muda lagi, tapi... come on... lihat sekeliling kita bung, kita berada di belantara yang memberlakukan hukum rimba. Hmm, mungkin sedikit subyektif tapai biarlah.

Tidak ada cerita menarik dalam film ini. Sekarang begini, pada episode sebelumnya mungkin kita disuguhi sebuah cerita dimana terdapat sebuah suasana yang sangat membuai (jika dalam kehidupan nyata) yaitu saat Bella Swan menyatakan akan selalu mencintai kekasihnya apa adanya, bahkan tak peduli jika suatu saat dia akan menjadi menu makan malam sang vampire. Disini apa lagi yang bisa disuguhkan? Tapi sang pengarang – Stephenie Meyer – tak habis akal, dia tahu betul kebutuhan anak-anak muda. Dia benar – benar mengexploitasi hal tersebut, membuat cerita yang diminati kaum muda. Seperti pada adegan dimana ketika Bella Swan – yang diperankan oleh Kristen Stewart – sedang merayakan hari ulang tahunnya di rumah keluarga Cullen. Saat itu tanpa sengaja tangannya tergores tajamnya kertas saat membuka kado yang diberikan. Seketika darah segar mengucur, dan boom... vampir mana yang tidak tergiur dengan darah segar. Salah satu keluarga Cullen bahkan ada yang berusaha menghisap darah yang keluar tersebut. Tapi, zappp... seketika dia dihentikan oleh Edward yang bersumpah akan selalu melindungi dari makhluk apapun. Nah, setelah dipikir-pikir akhirnya keluarga Cullen memutuskan untuk meninggalkan kota dan hijrah ke kota lain untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Meskipun keluarga Cullen sudah menyatakan diri menjadi "vegetarian" dan hanya meminum darah binatang.

Hanya itu? Tentu tidak, cerita berkembang –meskipun tetap dijalur yang sama : melindungi sang putri – menjadi keteguhan hati untuk menjaga keperawanan si Bella Swan. Singkat cerita, ada adegan dimana Edward tidak mungkin melakukan hubungan seks dengan kekasihnya itu karena takut akan kebablasan menghisap darah kekasihnya. Sangat konyol saya pikir. Tapi ya begitulah keinginan si pembuat cerita. Kekurangan bahan cerita, kemudian ditambahkan konflik didalamnya yaitu ketika edward meninggalkan kekasihnya untuk mengikuti keluarganya datanglah pria lain yang berusaha menjadi pengganti. Jacob Black yang diperankan oleh aktor yang tak kalah ganteng - Taylor Lautner. Disini dia tampil lebih macho dengan mempertontonkan keindahan dada bidang dan perut six pack nya. Dia hadir mencoba menggantikan si Edward. Cerita selanjutnya silahkan nonton sendiri deh.

Intinya, Stephenie Meyer telah kehabisan cerita untuk menghadirkan film yang menarik. Tapi anda akan menemui sebuah antiklimaks ketika menonton film ini. Taka ada nilai lebih yang disuguhkan kecuali "kegantengan" aktornya – seperti sinetron saja. Cerita yang terkesan dipaksakan dan adegan yang biasa-biasa saja yang bisa disuguhkan. Apalagi seni peran, jangan mengharap lebih dari aktor-aktor ini. Hahaha... bukannya saya tidak suka, tapi lihat saja si Robert yang kerjaannya berpose. Khehehe.... sudahlah, kalau bukan karena penasaran saya tidak akan menonton film ini. Karena teman saya ada yang menonton saampai 5 kali, bahkan dia beli DVD nya. Hmmm....

Tapi pilihan di tangan Anda sekalian. Apakah Anda salah satu dari ABG? Atau penikmat roman? Atau pecinta sinetron? Atau anda seperti saya???

Comments :

0 comments to “The Twilight Saga : New Moon”

Post a Comment

 
free counters